Langit sore

Langit Sore
Disuatu
sore ada seorang anak berjalan, ia bernama Bayu, salah satu murid SMA Suka Bhakti
di Jawa Tengah,
di tengah perjalananya ia mendapati hujan turun gerimis- gerimis namun dengan
keadaan langit yang masih berwarna kuning orange, ketika
sampai dipinggir sebuah bukit Bayu sudah setengah basah ia harus melewati
sebuah bukit kecil untuk sampai dirumahnya ia merasa sangat kesal gara-gara
hujan ia harys mengeringkan baju untuk dipakai besok ia juga berfikir bahwa
hujan hanya akan membawa bencana karena hujan juga ia sering telat berangkat
sekolah.
Baca : Lupa yang tak terlukapan
Setelah
sampai di atas bukit Bayu memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah pohon
besar sambil berharap hujan redah dan ia bisa cepat pulang lagian Bayu juga
sudah sangat lapar tidak sabar makan masakan ibunya setelah beberapa menit
duduk disamping pohon besar itu Bayu melihat sebuah awan mendung besar awan itu
menutupi matahari sehingga suasana menjadi lebih gelap namun tak lama kemudian
awan besar itu bergerak, berlahan-lahan matahari sore itu terlihat sinarnya
mulai kelihatan, bersamaan itu hujan mulai redah hal ini berakibat terjadinya
pelangi.
Baca : Ini Temanku
Pelangi
itu terlihat sangat jelas sekali dari atas bukit, pemandangan ini membuat Bayu
terdiam sejenak ia takjub atas keindahan warna-warna pelangi yang terpampang
jelas di hadapannya, setelah beberapa menit pelangi yang indah itu pun
berangsur-ansur hilang Bayu bergegas pulang sebelum hujan turun lagi
diperjalanannya Bayu mulai berfikir bahwa hujan tak selamanya membawa bencana
dan Bayu juga mulai berfikir bahwa air yang ia minum selama ini juga berasal
dari hujan dan pada hari itu Bayu mendapat pelajaran berharga tentang hujan
walaupun hujan sering membuatnya kesal hujan juga bisa membuatnya takjub dan
mulai hari itu Bayu selalu bermain-main ketika hujan turun sebagai bentuk rasa
senangnya terhadap hujan.
Baca : Kue Sagon
Kunjungi kayuberdaun untuk artikel lainnya
Komentar
Posting Komentar